Check apakah pakai Zimbra versi 5 atau versi 6. Keduanya memiliki sedikit perbedaan cara akses dan perintah yang kebetulan berkaitan dengan perintah yang nantinya akan saya gunakan
Export data email account Zimbra ke parameter dan looping dari awal hingga akhir
Didalam proses looping, hindari proses transfer system account seperti admin, ham, spam, galsync dan wiki. Ini karena account tersebut otomatis dibuat pada saat instalasi Zimbra

Didalam proses looping, dapatkan identitas atau profile (field) data LDAP dengan perintah LDAPsearch
Buat file teks berbentuk zmp yang memuat perintah zmprov ca dengan isi sesuai profile yang didapatkan dari parameter point no 4
Buat file ldif sesuai email account yang memuat perubahan password LDAP
Finish

Logika untuk Import Account

Check apakah sudah dalam posisi user Zimbra
Check apakah sudah ada file zmp dan ldif yang akan digunakan untuk import
Import file zmp
Lakukan perintah ldapmodify untuk mengubah password sesuai account yang ada di file ldif
Finish

Satu hal yang perlu diingat, jalankan script export account dengan privilege root sedangkan file script import account dijalankan dengan privilege user Zimbra.

Berikut ini adalah contoh untuk Export account Zimbra :
su
cd /srv
wget -c http://vavai.com/wp-content/uploads/exim-acc-zcs.tar.gz
tar -zxvf exim-acc-zcs.tar.gz
cd exim-acc-zcs
./export-acc-zcs.sh

Nantinya perintah tersebut akan menghasilkan file zcs-acc-add.zmp dan zcs-acc-mod.ldif. Salin keempat file ini (2 lainnya adalah file script) ke salah satu folder di komputer yang baru diinstall Zimbra

Contoh untuk Import account (dijalankan di komputer yang baru diinstall Zimbra). Dalam contoh ini saya menempatkan keempat file didalam folder /home/vavai
su
su – zimbra
cd /home/vavai
./import-acc-zcs.sh

Perintah diatas sudah saya testing pada Zimbra 6.0.5, 6.0.6 dan 6.0.7 pada SUSE Linux Enterprise Server 11. Untuk Zimbra versi 5 perlu ada penyesuaian sedikit terkait perintah ldap, saya akan segera melakukan update scriptnya.