Semua orang rasanya pernah mendengar kalimat diatas, namun banyak yang bertahun-tahun tidak menyadarinya secara realistis. Banyak orang yang gagal memaknai perbedaan setiap individu maupun kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga hidupnya tidak seindah dan senyaman yang bisa ia rasakan.

Sebagai contoh, kerap ada pandangan bahwa seseorang yang tidak menguasai matematika pasti akan suram masa depannya. Seseorang bisa menjadi minder hanya karena ia tidak bisa menyanyi atau bermain musik atau lantaran berbagai sebab, selalu gagal dalam hal olah raga.

Perlu diingat, tidak bisa matematika bukan berarti segala-galanya akan tertutup. Tidak lulus test masuk sekolah/universitas negeri bukan berarti lantas masa depan pasti menderita. Terlalu banyak contoh orang-orang yang tetap bisa berhasil meski menurut pandangan umum saat itu ia pasti gagal.

Tidak bisa menyanyi tidak akan membuat orang mati (kecuali karena stress lantas bunuh diri😛 ). Tidak bisa bermain musik bukan berarti kita harus kuper. Tidak bisa main gitar atau piano atau drum bukan berarti kita harus selalu minder. Anak band juga manusia, sama seperti kita sama-sama manusia. Tuhan maha adil, tidak mungkin seseorang diciptakan tanpa kelebihan apapun. Tidak mungkin seseorang diciptakan melulu serba kekurangan.

Tidak mungkin seseorang diciptakan dengan wajah berantakan (jelek maksudnya🙂 ), miskin, bodoh, nggak bisa main musik, nggak bisa menyanyi dan nggak bisa apa-apa. Selalu ada kelebihan seseorang yang mungkin selama ini tidak ia sadari.

Sebagai contoh, kita mungkin tidak bisa main musik, tapi kita bisa menjadi seorang pendengar musik yang baik. Tidak bisa menjadi artis tidak akan membuat kita mati menderita. Jika perlu, kita bisa menikah dengan artis agar bisa tetap terhibur🙂 . Jika kita gagal menguasai ilmu-ilmu matematika dan eksakta, mungkin minat kita memang bukan kearah itu. Juara satu di kelas tidak harus dapat nilai sempurna untuk matematika, karena ia tetap bisa jadi juara jika mata pelajaran yang lain bisa memberinya nilai sempurna

Perbedaan antara orang yang memiliki kelebihan adalah karena ia fokus pada kelebihannya. Ia menemukan kelebihan pada dirinya dan kemudian melengkapi dan mengembangkannya. Berbeda dengan orang yang kekurangan, didepan matanya selalu terpampang segala kekurangan yang ia miliki. Lahir miskin dari keluarga biasa-biasa saja, sekolah biasa-biasa saja, pergaulan serba terbatas, bisa jadi kesemuanya karena cara pandang dan sikap kita yang melulu memperhatikan segala kekurangan.

Lihatlah diri kita, pasti memiliki satu atau lebih keunggulan dibandingkan orang lain. Kita mungkin tidak pandai berpidato atau berceramah atau melakukan presentasi, tapi kita bisa menjadi pendengar yang baik.Ini bukan kekurangan melainkan kelebihan karena tidak semua orang bisa menjadi pendengar yang baik. Kita tidak perlu berusaha menjadi politikus atau penceramah atau presenter, tapi kita bisa menjadi psikolog yang memahami dan mau mendengarkan keluhan orang lain dengan baik.

Kita mungkin serba gagal diberbagai bidang, tapi kita pasti punya suatu hal yang tetap membuat kita istimewa dimata orang lain. Tak perlu khawatir mencoba, tak perlu khawatir jika kita gagal. Jangan menyesali apa yang tuhan berikan. Jangan sesali apa yang sudah kita lewati. Orang sukses tanpa ada kekurangan itu soal biasa, jika kita bisa sukses meski serba kekurangan itu baru luar biasa.