Reverse DNS Server biasanya banyak diperlukan oleh email server, sebagai mekanisme double check terhadap keabsahan suatu alamat server atau hostname. Contohnya ada sebuah mail server yang “mengaku” bahwa dirinya adalah mail server untuk domain vavai.com dan ia bernama mail.domain.com.

 

Hasil nslookup pada mail.domain.com menunjukkan IP Address, misalnya 212.212.212.212 (ini contoh saja, bukan IP sebenarnya). Mail server yang menggunakan IP public dan disetup dengan baik harusnya menghasilkan jawaban yang sama jika ditest nslookup balik menggunakan IP Addressnya.

Lihat contoh hasil test nslookup sebagai berikut :
view sourceprint?
# nslookup mail.domain.com
Server: 208.67.222.222
Address: 208.67.222.222#53

Non-authoritative answer:
Name: mail.domain.com
Address: 212.212.212.212

# nslookup 212.212.212.212
Server: 208.67.222.222
Address: 208.67.222.222#53

Non-authoritative answer:
14.212.212.212.212.in-addr.arpa name = mail.domain.com

Penjelasan lebih detail mengenai Reverse DNS dapat dibaca pada artikel berikut : Tips Mail Server : Apa itu Reverse DNS Zone?

Berikut adalah contoh dari isian DNS Zone untuk domain.com dan hasil generate otomatis zone tersebut yang menghasilkan reverse DNS 14.168.192.in-addr.arpa. Isinya bisa ditemukan di folder /var/lib/named/master.

#Zone domain.com

$TTL 2d
@ IN SOA ns1.domain.com. root.ns1.domain.com. (
2010021700 ; serial
3h ; refresh
1h ; retry
1w ; expiry
1d ) ; minimum

domain.com. IN MX 0 mail.domain.com.
domain.com. IN NS ns1.domain.com.
ns1 IN A 192.168.14.13
mail IN A 192.168.14.13
smtp IN CNAME mail
pop IN CNAME mail

#Zone 14.168.192.in-addr.arpa

$TTL 2D
@ IN SOA ns1.domain.com. root.ns1.domain.com. (
2010021801 ; serial
3H ; refresh
1H ; retry
1W ; expiry
1D ) ; minimum

0.168.192.in-addr.arpa. IN NS 14.0.168.192.in-addr.arpa.
14.0.168.192.in-addr.arpa. IN PTR ns1.domain.com.
14.0.168.192.in-addr.arpa. IN PTR mail.domain.com.