http://vavai.com/2010/06/23/script-untuk-export-import-account-zimbrapassword/
Script untuk Export-Import Account Zimbra+Password
2 hari ini saya tidak sempat membaca buku gara-gara penasaran membuat script export account Zimbra mail server yang bisa menyertakan password. Salah satu diskusi dengan mas Dudi Gurnadi memberikan beberapa clue, namun setelah saya coba masih gagal maning-gagal maning

Kemarin akhirnya saya membuat ulang script export account Zimbra dengan cara mengambil password LDAP. Nantinya, file LDIF yang dibentuk bisa diimport dan otomatis menginjeksikan passwordnya ke LDAP.
Logikanya seperti ini :
1. Check apakah pakai Zimbra versi 5 atau versi 6. Keduanya memiliki sedikit perbedaan cara akses dan perintah yang kebetulan berkaitan dengan perintah yang nantinya akan saya gunakan
2. Export data email account Zimbra ke parameter dan looping dari awal hingga akhir
3. Didalam proses looping, hindari proses transfer system account seperti admin, ham, spam, galsync dan wiki. Ini karena account tersebut otomatis dibuat pada saat instalasi Zimbra
4. Didalam proses looping, dapatkan identitas atau profile (field) data LDAP dengan perintah LDAPsearch
5. Buat file teks berbentuk zmp yang memuat perintah zmprov ca dengan isi sesuai profile yang didapatkan dari parameter point no 4
6. Buat file ldif sesuai email account yang memuat perubahan password LDAP
7. Finish
Logika untuk Import Account
1. Check apakah sudah dalam posisi user Zimbra
2. Check apakah sudah ada file zmp dan ldif yang akan digunakan untuk import
3. Import file zmp
4. Lakukan perintah ldapmodify untuk mengubah password sesuai account yang ada di file ldif
5. Finish
Satu hal yang perlu diingat, jalankan script export account dengan privilege root sedangkan file script import account dijalankan dengan privilege user Zimbra.
Berikut ini adalah contoh untuk Export account Zimbra :
su
cd /srv
wget -c http://vavai.com/wp-content/uploads/exim-acc-zcs.tar.gz
tar -zxvf exim-acc-zcs.tar.gz
cd exim-acc-zcs
./export-acc-zcs.sh
Nantinya perintah tersebut akan menghasilkan file zcs-acc-add.zmp dan zcs-acc-mod.ldif. Salin keempat file ini (2 lainnya adalah file script) ke salah satu folder di komputer yang baru diinstall Zimbra
Contoh untuk Import account (dijalankan di komputer yang baru diinstall Zimbra). Dalam contoh ini saya menempatkan keempat file didalam folder /home/vavai
su
su – zimbra
cd /home/vavai
./import-acc-zcs.sh
Perintah diatas sudah saya testing pada Zimbra 6.0.5, 6.0.6 dan 6.0.7 pada SUSE Linux Enterprise Server 11. Untuk Zimbra versi 5 perlu ada penyesuaian sedikit terkait perintah ldap, saya akan segera melakukan update scriptnya.

Download http://vavai.com/wp-content/uploads/exim-acc-zcs.tar.gz

Tips untuk Backup/Restore/Moving Zimbra Mail Server Bagian 1

Salah satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan pada saat Training Zimbra Mail Server di Excellent adalah bagaimana cara melakukan backup, restore atau memindahkan Zimbra Mail Server dari sistem yang lama ke sistem yang baru. Tutorial yang ada pada Zimbra.com menyarankan untuk melakukan backup langsung folder
/opt/zimbra (and it should be ) kemudian melakukan instalasi sistem baru dan menimpa folder Zimbra dengan folder yang lama. Cara ini mungkin berhasil tapi saya kerap gagal jika menggunakannya untuk pindah sistem operasi atau upgrade ke versi yang lebih tinggi secara major (misalnya dari versi 5.x ke versi 6.x)
Saya pribadi lebih menyarankan penggunaan mekanisme virtual server baik menggunakan VirtualBox, VMWare, Xen Hypervisor, OpenVZ atau KVM karena proses backup, restore dan moving jauh lebih mudah.Pada sistem virtual, kita hanya perlu melakukan backup image sistem dan kemudian memindahkannya ke server yang lain. Cara ini juga sangat efisien karena bisa dilakukan secara live dan menghilangkan proses re-instalasi & re-konfigurasi sistem.
Meski demikian, solusi backup non virtual machine tetap diperlukan karena ada banyak Administrator yang menangani Zimbra mail server pada server fisik, baik atas pertimbangan kecepatan (kalau spesifikasi hardware terbatas, menjalankan Zimbra Mail Server pada server virtual mungkin sedikit lebih lambat dibandingkan pada server fisik), spesifikasi hardware yang tidak memungkinkan (Memory kurang dari 1 GB pada server fisik mungkin akan menjadi kendala utama) atau server sudah terlanjur diinstall pada server fisik. Jika demikian halnya, panduan ini bisa menjadi rujukan yang mudah-mudahan bisa membantu memecahkan masalah tersebut.
Panduan ini akan dibagi kedalam 3 bagian, yaitu :
1. Bagian 1 : Penjelasan Awal dan Proses Backup Account
2. Bagian 2 : Backup Mailbox
3. Bagian 3 : Restore Mailbox
Panduan ini merupakan catatan proses nyata yang saya lakukan sewaktu memindahkan Zimbra Mail Server 5.0.22 pada openSUSE 10.3 32 bit (berjalan pada VirtualBox openSUSE 11.1) menjadi Zimbra Mail Server 6.0.5 pada SLES 11 64 bit (berjalan pada Xen Hypervisor openSUSE 11.2). Proses ini menunjukkan bahwa pemindahan Zimbra dari arsitektur 32 bit menjadi 64 bit, atau dari sistem yang berbeda (misalnya dari Ubuntu atau Centos ke openSUSE atau SLES) tetap memungkinkan untuk dilakukan.
Mari kita mulai tahap pertama :
Memindahkan Daftar Account
Zimbra memiliki fasilitas Account | bulk provisioning yang bisa digunakan untuk melakukan import daftar account kedalam sistem yang baru. Untuk melakukannya, ikuti tutorial berikut ini :
1. Export Zimbra Account :
su – zimbra
zmprov gaa > /home/vavai/daftar-account-zimbra.csv
Jika dilakukan pada Zimbra 6, ganti perintah diatas dengan perintah ini :

su – zimbra
zmprov -l gaa > /home/vavai/daftar-account-zimbra.csv
2. Edit file /home/vavai/daftar-account-zimbra.csv agar memuat 3 kolom Alamat Email, Display Name & Password, pisahkan dengan koma. Agar lebih mudah, proses edit bisa menggunakan aplikasi Open Office Spreadsheet atau Microsoft Excel, jangan lupa simpan ke dalam format csv. Contoh isi file :
vavai@vavai.com,Masim Vavai Sugianto,passwordvavai
zeze@vavai.com,Muhammad Rivai Alifianto,passwordzezevavai
rey@vavai.com,Renny Dear Rey Yuniastuti,passworddearrey
Install Zimbra pada sistem yang baru. Untuk kemudahan instalasi & konfigurasi bisa menggunakan aplikasi Zimbra Appliance
• Masuk ke Zimbra Admin di Zimbra yang baru, kemudian masuk ke menu Account | Bulk Provision. Pilih file /home/vavai/daftar-account-zimbra.csv sebagai file sumber untuk import account (tentu saja, sesuaikan dengan folder dan nama file yang anda miliki)

Artikel ini merupakan bagian kedua dari 3 artikel. Artikel pertama membahas mengenai penjelasan backup dan tips melakukan backup account Zimbra.
BACKUP ZIMBRA MAILBOX
Thanks untuk pengantin baru mas Dudi Gurnadi yang sudah membukakan jalan untuk membuat script Live Backup yang simple namun powerful. Saya hanya perlu melakukan sedikit modifikasi pada sccript backup Zimbra Mail Server yang ia sediakan. Untuk backup mailbox Zimbra, ikuti langkah berikut (bisa dilakukan saat sistem sedang berjalan) :
1. Masuk ke konsole Zimbra mail server yang lama
2. Download file script untuk backup (atau buat sendiri. Isi script bisa dilihat pada bagian bawah tulisan ini)
3. Jalankan file backup
su
cd /opt
wget -c http://www.vavai.com/wp-content/uploads/livebackupzcs.sh
chmod +x livebackupzcs.sh
./livebackupzcs.sh
Hasil backup bisa dilihat di folder /tmp/zimbra-backup atau difolder lain jika mengubah parameter pada script backup.
Isi file livebackupzcs.sh :
Script diatas dapat didownload disini
Berlanjut ke artikel bagian ketiga : Tips untuk Backup/Restore/Moving Zimbra Mail Server Bagian 3, Restore Zimbra Mailbox.
Tips untuk Backup/Restore/Moving Zimbra Mail Server Bagian 3, Restore Zimbra Mailbox
Artikel ini merupakan bagian ketiga dari 3 tulisan. Artikel sebelumnya adalah :
1. Tips untuk Backup/Restore/Moving Zimbra Mail Server Bagian 1, Penjelasan Backup Zimbra & Proses Backup Account
2. Tips untuk Backup/Restore/Moving Zimbra Mail Server Bagian 2, Backup Zimbra Mailbox
Proses tahap ketiga dalam bentuk restore mailbox ini dilakukan setelah 2 tahap sebelumnya dijalankan. Sebelum menjalankan proses restore, pastikan anda sudah melakukan hal sebagai berikut :
1. Melakukan instalasi dan konfigurasi Zimbra mail server pada sistem baru
2. Melakukan import account Zimbra sesuai panduan pada bagian pertama
3. Melakukan backup mailbox Zimbra sesuai panduan pada bagian kedua
Dalam contoh panduan ini, saya memiliki file backup pada tahap kedua dengan nama 20100315.tar.bz2. File ini saya salin ke Zimbra pada sistem yang baru dan saya tempatkan pada folder /srv dan kemudian saya ekstrak dengan perintah tar -jxvf /srv/20100315.tar.bz2 sehingga menghasilkan folder /srv/20100315 yang berisi file .tgz mailbox masing-masing account.
Untuk melakukan proses restore, caranya sangat singkat yaitu :
1. Download atau buat file script dengan nama restorebackupzimbra.sh. Isi file restorebackupzimbra.sh dapat dilihat pada bagian bawah artikel ini
2. Lakukan proses editing pada parameter folder tempat file backup Zimbra ditempatkan (dalam contoh saya, file backup ada pada folder /srv/20100315)
3. Eksekusi file script untuk restore Zimbra
su
cd /opt
wget -c http://vavai.com/wp-content/uploads/restorebackupzimbra.sh
chmod +x restorebackupzimbra.sh
./restorebackupzimbra.sh
Zimbra akan otomatis melakukan proses import/restore mailbox. Kecepatan proses restore tergantung pada besar kecilnya ukuran mailbox masing-masing account
Isi file restorebackupzimbra.sh
Siang ini, ketiga tahap ini sudah saya jalankan dan saya pastikan berhasil melakukan backup-restore-upgrade-moving aplikasi Zimbra mail server dari Zimbra Mail Server versi 5.0.22 pada openSUSE 10.3 yang berjalan didalam VirtualBox openSUSE 11.1 menjadi Zimbra Mail Server versi 6.0.5 pada SLES 11 64 bit yang berjalan didalam Xen Hypervisor openSUSE 11.2. Cara yang sama mestinya bisa diterapkan pada distro lain yang digunakan dengan sedikit penyesuaian.