Salah satu problem yang sering terjadi dan ditanyakan pada saat training Zimbra adalah skenario jika domain yang digunakan oleh Zimbra dibutuhkan diberbagai lokasi yang berbeda.

Skenario ini terjadi terutama untuk perusahaan/lembaga yang memiliki kantor cabang. Bisa pula terjadi jika ada beberapa pengguna yang tersebar di beberapa lokasi secara permanen. Contohnya PT. Excellent Infotama Kreasindo dengan nama domain vavai.com (tadinya infokreasindo.com😛 ) digunakan pada kantor pusat di Bekasi dengan kantor cabang di beberapa kota Besar.

Boss menginginkan agar kantor-kantor cabang tersebut menggunakan nama domain yang persis sama, bukan nama sub domain untuk kantor cabang.

Cara termudah tentu dengan melakukan setting webmail/email client yang langsung mengakses server pusat.

Hal ini mudah dilakukan namun tidak murah. Mengapa ? Jika dalam satu kantor cabang ada lebih dari 5 account, adalah hal yang mubazir jika mengirimkan email ke sesama kantor cabang harus melewati kantor pusat terlebih dahulu. Hal ini tidak efisien kecuali perusahaan punya kebijakan khusus.

Cara yang lebih baik dan cukup mudah adalah melakukan split domain/account. Tekniknya (caelah, tips kecil aza disebut teknik😛 ) adalah dengan melakukan pemisahan account tertentu. Account-account kantor cabang diforward ke MTA lain (MTA = Mail Transport Agent, dalam hal ini MTA = email server ISP) sedangkan account domain lokal tetap diarahkan ke email server lokal.

Caranya sangat mudah. Lakukan ini dikonsole (ALT+F2, konsole) :
view sourceprint?
1.su – zimbra
2.zmprov ma nama_account_cabang@vavai.com zimbraMailTransport smtp:mail.vavai.com:25

Jangan lupa, Ganti nama mail.vavai.com:25 dengan nama email server ISP. Dengan cara ini, email untuk si nama_account_cabang akan diforward ke mail server ISP sedangkan nama account lainnya langsung dikirimkan oleh email server lokal. Lakukan hal yang sama untuk nama account cabang lainnya.

Cara diatas dilakukan di server pusat sedangkan diserver cabang, ganti nama_account_cabang menjadi nama_account_pusat. Penggantian ini sifatnya relatif. Pilihlah jumlah account yang lebih sedikit yang padanya dilakukan setting forward email. Misalnya dikantor pusat, jumlah account kantor cabang lebih sedikit, berarti yang diforward adalah account-account cabang.

Setting yang berbeda dilakukan dikantor cabang. Kita bisa saja melakukan forward semua email kantor pusat tapi kita bisa repot. Jika email account di kantor cabang hanya 10 sedangkan email kantor pusat ada 100, lakukan setting default Zimbra agar email direlay ke ISP, sisanya (account untuk kantor cabang sendiri) “diforward ke dirinya sendiri’

Dengan cara diatas, kita bisa membuat email server lokal dikantor cabang yang mengurangi akses bandwith ke kantor pusat atau ke internet.

Bagaimana jika ada banyak account untuk kantor cabang. Jika ini yang terjadi, kita punya pilihan untuk membuat sub domain khusus atau menggunakan feature “default catch all”.