Si kecil tak suka sayuran? Jangan kehilangan akal. Sayuran merupakan bagian penting dari nutrisi yang harus dikonsumsi anak. Jika si kecil selalu menolak sayuran, masih ada beberapa cara jitu untuk menyajikan sayuran. Tetap enak dan menarik!

Sayuran meskipun warnanya menarik kadang rasanya yang netral alami kurang disukai anak-anak. Apalagi jika dipotong dalam ukuran besar dan disajikan begitu saja. Serat dan tekstur sayuran yang keras sering membuat si kecil sulit mengunyahnya.

Beberapa cara berikut ini bisa Anda praktekkan untuk ‘menyembunyikan’ sayuran sehingga si kecil tak mengenali lagi bentuknya. Asal rasanya enak dan bentuknya memikat, pasti si kecil melahapnya.

Memarut atau mencincang:
Cara ini merupakan cara paling mudah. Parutlah sayuran seperti wortel dan kentang sehingga menjadi bentuk yang lebih kecil, halus dan mudah dikunyah. Atau cincang halus,potong kecil-kecil. Misalnya, bayam, sawi, buncis akan mudah dimakan jika bentuknya halus dan kecil.

Mencampur:
Jika dikenali bentuknya sering si kecil masik menolak sayuran. Karena itu jangan kehilangan akar. Setelah dicincang halus, sayuran bisa dicampurkan dalam adonan bakso, burger atau cake dan puding. Misalnya, terung dan bayam yang dicincang halus bisa dicampurkan dalam adonan burger. Saat dimakan, tidak akan terlihat bentuk sayurannya. Atau wortel yang dibuat cake atau jagung yang dibuat puding.

Haluskan:
Cara ini merupakan cara paling jitu buat menyembunyikan sayuran. Haluskan kentang, brokolo, wortel atau aneka bijian dan sajikan sebagai sup krim. Dengan tambahan krim, susu dan bumbu, si kecil tak bisa melacak lagi bentuk sayurannya.

Merubah bentuk:
Si kecil suka gorengan? Buatlah ubi jalar goreng yang mirip french fries. Atau potong halus sayuran dan buat menjadi bakwan atau bola-bola adonan sehingga tampilannya lebih memikat. Jangan lupa lengkapi dengan saus seperti mayones atau saus tomat botolan. Bisa juga irisan sayuran yang kecil dipakai sebagai topping pizza.

Jangan memaksa:
Hal yang terpenting selama makan, buatlah suasana menyenangkan. Jangan memaksa si kecil makan atau menghabiskan makanannya. Saat menyajikan makanan dengan campuran sayuran, sebaiknya jangan menyinggung soal sayuran yang ada di dalam makanan. Biarkan si kecil bereksplorasi dengan cita rasa makanan yang ada di hadapannya. Lebih baik ikuti saja dulu apa yang disukai. Termasuk jika ia menolak atau bahkan minta tambah lagi!