Meski tak diinginkan, mengakhiri hungan kadang merupakan solusi terbaik. (istockphoto)
VIVAlife – Hubungan asmara sudah berjalan sekian tahun. Pasang surut pun sudah menjadi makanan. Tapi jika hubungan asmara berbalik menjadi beban, ada baiknya Anda melakukan koreksi.
Jika memang masih ingin dipertahankan, tanyakan apakah si dia juga memiliki keinginan sama? Tapi, jika Anda merasakan delapan hal di bawah ini, ada baiknya hubungan asmara tak perlu lagi di teruskan.
Tak berpotensi jangka panjang
Meski sudah lama menjalin hubungan, Anda merasa bahwa ia tidak bisa serius menjalin hubungan jangka panjang. Putus adalah keputusan terbaik, sudah saatnya Anda mencari pendamping untuk masa depan.
Perlakuan kasar
Tinggal di dalam hubungan kasar hanya akan menambah luka, waktu tidak akan sanggup menyembuhkannya.
Diselingkuhi 
Biarkan kekasih pergi jika ia terbukti berselingkuh. Jangan memaafkannya secara terus menerus.Denikian ditulis laman Eharmony.
Anda menyukai orang lain
Jika merasa ada orang lain yang lebih cocok dengan Anda, dan ia tak henti-hentinya menghantui pikiran, cepat mengambil keputusan agar hubungan tidak semakin keruh.
Orang lain tidak suka dengan hubungan Anda
Jika keluarga dan sahabat terdekat tidak menyetujui hubungan Anda, ini adalah alasan yang tepat untuk mengakhiri hubungan. Terkadang, orang lain memiliki perspektif lebih baik daripada mereka yang sedang menjalani hubungan.
Beda keyakinan
Memiliki selera yang sama, seperti makanan, film, ataupun buku. Namun itu hanyalah hal-hal kecil, yang tidak bisa menyatukan hubungan adalah keyakinan yang berbeda.
Tidak bahagia
Setiap hubungan memiliki pasang surut. Tapi jika Anda terus-terusan menangis, Anda harus nilai sendiri kesehatan hubungan asmara.
Tidak bisa berkembang 
Hubungan yang baik semestinya memacu kedua belah pihak untuk berkembang. Jika Anda tidak mendapatkannya, mengakhiri hubungan adalah keputusan yang tepat.